Rabu, 11 Juli 2012

menyapaMu lewat rindu



Dan Tuhan
Apa kabar kau di sana?
Aku akan terus mengusikmu sampai buih keluar dari rongga mulutku
Aku akan memaksamu untuk terus mengabulkan
Dan Tuhan
Resah kembali menyapaku
Menanyakan keberadaanMu katanya
Aku mau kau Tuhan dekap aku dalam sepi ini
Aku kesepian…
Melipat lutut sambil menyembunyikan wajahku dikeduanya
Menanti setiap tahun, bulan, hari, menit, detik
Dan Tuhan
Dalam sekejap bumiMu akan melahapku bulat-bulat
Demikian rasa takutku
Aku merinduMu malam-malam
Dan Tuhan
Kembalikan aku lagi dalam hangatnya air ketuban ibu

     

1 komentar: