sepotong cokelat,
sekedar untuk melelehkan hatimu dan menghapus letihmu
sepotong cokelat ini,
berharap pahitnya takkan terasa
ketika kau menyerap manisnya terlalu banyak
sepotong cokelat di ujung rindu,
kuberikan padamu dalam diam
dalam sajak yang terkukung dalam-dalam
Jumat, 13 Juli 2012
Rabu, 11 Juli 2012
menyapaMu lewat rindu
Dan Tuhan
Apa kabar kau di sana?
Aku akan terus mengusikmu sampai buih keluar dari rongga
mulutku
Aku akan memaksamu untuk terus mengabulkan
Dan Tuhan
Resah kembali menyapaku
Menanyakan keberadaanMu katanya
Aku mau kau Tuhan dekap aku dalam sepi ini
Aku kesepian…
Melipat lutut sambil menyembunyikan wajahku dikeduanya
Menanti setiap tahun, bulan, hari, menit, detik
Dan Tuhan
Dalam sekejap bumiMu akan melahapku bulat-bulat
Demikian rasa takutku
Aku merinduMu malam-malam
Dan Tuhan
Kembalikan aku lagi dalam hangatnya air ketuban ibu
Kamis, 05 Juli 2012
itu kau, cinta..
kau pagi...
yang selalu menyejukkan hatiku
selalu memberikan embun saat aku kehausan
terbangun dari mimpi buruk semalam
yang selalu menyejukkan hatiku
selalu memberikan embun saat aku kehausan
terbangun dari mimpi buruk semalam
kunamai kau purnama
ketika cahayamu merengkuhku
kau selalu bersembunyi
di balik megahnya dinding-dinding waktu
sayang, aku tak memiliki pasir waktu
yang bisa membuatku masuk ke tempatmu bersembunyi
tidakkah kau lihat semua tanda yang kuberi?
pukul 12 malam
kuharap kau akan mengejarku
ketika kuberlari nanti
semoga...
Langganan:
Postingan (Atom)